Wednesday, 30 May 2012

Hadist ke 2

عن عمر رضي الله عنه أيضا قال؛ بينما نحن جلوس عند رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم اذ طلع علين رجل شديد بياض الثياب شديد سواد الشعر لايرى عليه أثر السفر ولا يعرفه منا أحد حتى جلس الى النبي صلى الله عليه وسلم فأسند ركبتيه الى ركبتيه ووضع كفيه على فخذيه و قال؛ يا محمد أخبرني عن الاسلام, فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم؛ الا أن تشهد أن لا اله الا الله و أن محمدا رسول الله, وتقيم الصلاة, وتؤتي الزكاة, وتصوم رمضان, و تحخ البيت ان استطعت اليه سبيلا. قال؛ صدقت فعجبنا له يسأله ويصدقه. قال؛ فأخبرني عن الاءيمان, قال؛ أن تؤمن بالله ؤملائكته وكتبه و رسوله, واليوم الاخر وتؤمن بالقدر خيره وشره. قال؛ صدقت قال؛ فاخبرني عن الاءحسان, قال؛ أن تعبد الله كأنك تواه فان لم تكن تراه فانه يراك. قال فأخبرني عن الساعة, قال؛ ما المسؤول عنها بأعلم من المسائل. قال؛ فأخبرني عن أماراتها, قال؛ أن تلد الأمة ربتها وأن ترى الحفاة العراة العالة رعاء الشاء يتطاولون في البنيان ثم انطلق فلبثت مليا ثم قال؛ يا عمر أتدري من السائل؟ قلت؛ الله ورسوله أعلم. قال فانه جبريل أتاكم يعلمكم دينكم

   Diriwayatkan dari 'Umar bin Khatab r.a, ia berkata: "Pada suatu hari ketika kami sedang duduk disisi Rasulullah S.A.W, tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki yang memakai pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tidak kelihatan darinya bekas orang berjalan dan tidak seorang pun dikalangan kami yang mengenalinya. Ia segera duduk di hadapan Nabi S.A.W  lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas dua paha Nabi S.A.W, seraya berkata; " Hai Muhammad! Khabarkanlah Kepadaku Tentang Islam." 
Jawab Rasulullah S.A.W; "Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah pesuruh Allah, engkau mendirikan solat, engkau menunaikan zakat, engkau berpuasa pada bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya"
Lelaki itu berkata; "Engkau benar."
Maka kami pun merasa heran karena ia yang bertanya dan ia pula yang membenarkannya.
Kemudian ia bertanya lagi; "Khabarkanlah kepadaku tentang iman."
Jawab Nabi S.A.W; "Engkau beriman kepada Allah, kepada malaikatNya, kepada kitab-kitabNya, kepada para RasulNya, kepada hari akhirat dan engkau beriman kepada taqdir Allah, Yang baik & yang buruk."
Ia berkata; "Engkau benar."
Dan ia bertanya lagi; "Khabarkanlah kepadaku tentang ihsan."
Jawab nabi S.A.W; "Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya, dan bila engkau tidak dapat melihatNya sesungguhnya Dia melihatmu."
Lelaki itu berkata lagi; "Beritahukan aku kapan terjadi kiamat."
Jawab Nabi S.A.W; "Yang ditanya tidaklah lebih tau dari yang bertanya."
Diapun Berkata; "Beritahukan aku tentang tanda-tandanya!"
Jawab Nabi S.A.W; "Jika seorang hamba telah melahirkan Sayid/tuannya, jika engkau melihat orang yang tidak beralas kaki, telanjang,miskin, dan pengembala kambing telah saling berlumba-lumba dalam mendirikan bangunan yang menjulang tinggi."
Setelah itu lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam sekian lamanya sehingga Nabi S.A.W bersabda kepadaku; "Wahai Umar, taukah engkau siapa lelaki yang bertanya itu?"
Aku menjawab;  "Allah dan RasulNya lebih mengetahui"
Beliau bersabda; "Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian, untuk mengajarkan kepada kalian tentang agama kalian."
(Diriwayatkan oleh Muslim)

Hadist ini diriwayatkan oleh Imam Muslim Dalam kitab ShahihNya, yaitu diawal kitab bagian "Iman" no 8.

A. KEDUDUKAN HADIST
    
Ibnu Daqiq Al-I'ed berkata: "ini merupakan hadist yang sangat tinggi martabatnya, yang mencakupi semua bentuk amal yang zahi dan batin. Malah hadist ini tempat kembali segala ilmu syari'at. Daripadanya lahir cabang-cabang ilmu, karena hadist ini mencakupi semua makna yang terdapat dalam seluruh hadist. Sebagaimana Al-Fatihah disebut sebagai Ummul Qur'an, karena mencakupi semua makna yang terdapat dalam Al-Qur'an.

B. INTISARI HADIST
1.
Kemampuan Malaikat menjelma menjadi bentuk yang di-kehendakinya.
2. Adap sopan-santun pelajar terhadap gurunya.
3. Islam & Iman, apabila keduanya bersatu, Islam ditafsirkan sebagai amaliyyah batin.
4. Islam, Iman dan Ihsan, ketiga-tiganya disebut Ad-Din.
5. Hari kiamat adalah termasuk rahasia Allah yang hanya diketahui oleh Allah S.W.T.
6. Salah satu daripada tanda-tanda akan datangnya hari kiamat adalah banyaknya hamba sahaya
    perempuan dan anak-anaknya. Atau orang-orang yang menyakiti ibu mereka seolah-olah
    mereka itu hamba dari kalangan anak-anak mereka.
7. Wajib beriman kepada qadar (takdir) dan manusia harus rela dengan ketentuan qadar Allah, sama
    ada baik atau buruknya qadar itu.
8. Manusia hendaklah meninggalkan sikap berlagak seperti pandai dalam perkara yang tidak
    diketahuinya.
9. Pencelaan terhadap suatu perkara yang tidak diperlukan seperti berlebih-lebihan dalam membuat
    bangunan dan menghias atau mempercantikkan rumah.
10. Pemberitahuan bahwa tanda-tanda dekatnya hari kiamat adalah dibukakannya dunia untuk
     orang-orang kampung dan orang-orang papa, sehingga beralih perhatian mereka kepada
     pembangunan berbagai bangunan. Mereka tidak mempunyai perhatian pada suatu hal selain itu.

C. TAFSIR HADIST
     'Umar bin Khatab r.a meriwayatkan kepada kita tentang Hadist Jibril a.s yang masyhur ini, bahwa Jibril telah keluar menzahirkan diri didepan para sahabat dengan menyerupai seorang lelaki yang tidak dikenali, ketika mereka sedang duduk bersama Nabi. Jibril duduk dihadapan Nabi seolah-olah sebagai seorang murid yang bertanya kepada Nabi tentang Iman, Islam dan Ihsan.
    Nabi Muhammad menjawab pertanyaan tentang Islam, menerangkan bahwa rukun Islam meliputi kesaksian dua kalimah syahadah, menegakkan solat lima waktu, membayar zakat kepada orang-orang yang berhak, berpuasa di bulan Ramadhan dengan niat yang suci karena Allah, menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.
    Berkaitan tentang Iman pula, Rasulullah menjwab dengan kepercayaan kepada kewujudan Allah , Dzat Yang Maha Pencipta dan Pemberi Rizki, yang memiliki segala sifat kesempurnaan. Yang Maha Suci dari segala kekurangan, percaya kepada kewujudan Malaikat dan mereka itu diciptakan oleh Allah sebagai hamba yang dimuliakan, tidak pernah berbuat maksiat kepada Allah dan taat dalam melaksanakan semua perintahNya. Percaya kepada Rasul yang diutus untuk menyampaikan Dinullah (Al-Islam) kepada umatnya.
Berkaitan tentang Ihsan pula, Rasulullah menjawab bahwa manusia itu hendaklah menyembah (berbakti) kepada Allah seolah-olah mereka melihatNya, jika sekiranya tidak mampu melakukan demikian, maka mereka hendaklah ta'at kepada Allah karena takut kepadaNya karena menyadari bahwa Allah Maha Mengetahui dan tidak satupun yang tersembunyi yang tidak diketahuiNya.
   Dan hari kiamat itu ntidak diketahui oleh sesiapa punselasin Allah sendiri selaku Sang-Pencipta. Tetapi tanda-tanda datangnya kiamat itu dapat diketahui, seperti banyak hamba sahaya dan anak-anaknya atau banyaknya anak-anak mereka yang durhaka kepada kepada ibunya, mereka memperlakukan ibunya seperti hamba sahaya. Para pengembala kambing dan orang-orang miskin diberikan kesempatan untuk mengejar dunia, mereka berlomba-lomba mempercantikkan bangunannya.
     Semua pertanyaan dan jawabannya itu untuk mengajar para sahabat tentang agama yang lurus yang disampaikan oleh Jibril sebagaimana kata-kata Nabi Muhammad; "Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan kepada kalian tentang agama Islam." 
    
    "Sekiranya terdapat kesalahan di artikel ini, dengan penuh rasa hormat saya harapkan kepada pembaca artikel ini untuk meluruskannya dengan cara berkomentar agar bisa di perbetulkan kembali..!!"

Terimakasih Atas Kunjungan Anda!

Enter your email address:

Author-rights® by: QH

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks
notifikasi
close