Tuesday, 12 June 2012

Hadist ke 7

عن أبي رقية تميم بن أوس الداري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال؛ الدين النصيحة, قلنا لمن؟ قال؛ لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم

    Diriwayatkan dari Abu Ruqaiyah Tamim bin Aus Ad-Dari r.a bahwa Nabi S.A.W telah bersabda: "Agama itu nasihat. "Kami bertanya: "Terhadap siapa?" Ia bersabda: "Terhadap Allah, Terhadap KitabNya, terhadap RasulNya, terhadap pemimpin kaum muslimin, dan terhadap kaum awam."

     Hadist ini diriwatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Imam (Bab: Penjelasan bahwa agama adalah nasihat) no 55. Hadist ini hanya di riwayatkan oleh Imam Muslim sendirian. Imam An-Nawawi berkata: "Dalam kitab Shahih Al-Bukhari tidak ada riwayat Tamim Ad-Dari dari Nabi S.A.W, sedang dalam kitab Shahih Muslim hanya pada bab ini, tidak ada pada pendapat lainnya."

A.  KEDUDUKAN HADIST
      Hadist ini merupakan hadist yang ringkas dan padat yang merupakan ciri khusus Rasulullah S.A.W dalam berbicara, yaitu kalimat yang ringkas tetapi mencakupi arti yang luas dan faidah yang tinggi sehingga kita melihat bahwa seluruh sunnah dan hukum syari'at, baik yang dasar maupun cabang tercakup dalam hadist ini. Bahkan hanya satu perkara yang ada di dalamnya, yaitu "ولكتابه"
karena kitab Allah mencakupi seluruh permasalahan agama, baik yang dasar maupun cabang, amalan yang kukuh maupun keyakinan. Jika seseorang beriman dan mengamalkan nasehat yang terkandung dalam Kitab Allah itu, maka ia sesungguhnya telah mencakupi seluruh bagian syari'atNya Alla S.W.T.
(Tidak Kami alpakan sedikitpun dalam Al-Kitab, Surah Al-An'am: Ayat 38) karena itu terdapat ulama' yang berpendapat bahwa hadist ini merupakan sendi agama Islam.

B.  INTISARI HADIST
1.   Perintah untuk memberi nasehat, betapa pentingnya nasehat ini, sehingga Islam itu dianggap
      dengan nasehat.
2.   Nasehat boleh juga dinamakan sebagai agama Islam.
3.   Pada ketika memberi penerangan, para juru penerangan hendaklah memulai dengan hal-hal yang
      penting dan umum, kemudian diteruskan dengan penjelasan-penjelasan nya secara terperinci
      agar dapat diterima oleh pendengarnya dengan mudah dan dapat memberi kesan dalam jiwa.
4.   Memberi nasihat bagi sesama Muslim itu adalah wajib walau di mana saja dan kapan saja.
5.   Nasehat bagi para Imam/Pemimpin kaum Muslim adalah menunjukkan keprihatinan orang-orang
      Islam dan dukungan mereka kepada pemimpin Islam dalam menegakkan kebenaran, ketaatan
      mereka kepada pemimpin dalam batas-batas syari'at Islam, serta keberanian mereka untuk
      memperingatkan pemimpin Islam apabila menyeleweng dari batas-batas syari'at Islam.

C. TAFSIR HADIST
     Nabi Muhammad S.A.W memberi penerangan kepada kita bahwa agama Islam yang lurus menyuruh kita agar senantiasa bersedia memberi nasehat dengan ikhlas; Briman kepada keEsaan Allah S.W.T. Beriman kepada sifat-sifat kesempurnaanNya dan mensucikanNya dari segala sifat kekurangan.
    Al-Qur'an adalah firman Allah yang di turunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W melalui perantaraan Malaikat Jibril dan bukan buatan manusia. Kita harus mentaati hukum-hukumnya dan beriman kepada ayat-ayat mutasyabihatnya. Beriman kepada Nabi Muhammad dan ajaran-ajaran yang di bawa olehnya. Mentaati perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya.
    Nasehat bagi para Ulama' adalah membantu mereka dalammenegakkan kebenaran dan syari'at Islam, mengingatkan mereka apabila lalai dan leka, dan mengajak orang-orang Islam kepada kebenaran dan syari'at Islam serta menolong mereka dari gangguan orang-orang kafir dan mengajak kepada kebaikan, mencegah kemungkaran sesama Muslim. Selain daripada itu adalah mencintai Muslim sebagai mencintai dirinya sendiri.

Note: kalau ada kesilapan dalam penulisan tolong diperbaiki.

Terimakasih Atas Kunjungan Anda!

Enter your email address:

Author-rights® by: QH

Blogger Tips and TricksLatest Tips And TricksBlogger Tricks
notifikasi
close